Jumat, 17 Januari 2020

Softskill Fitur Aplikasi Bahasa Indonesia


PENYUSUNAN KATA





Dalam fitur ini terdapat kata-kata acak yang harus disusun oleh anak. Setelah anak bisa menulis dan mengetahui huruf maka di fitur ini digunakan agara anak dapat menyusun kata dengan baik. Disini anak akan di mudah kan untuk menyusun kata kata jika kata yang di susun salah lalu di tekan jawab maka akan muncul warning “Salah” jika anak menyusun kata dengan benar maka muncul warning “Benar”. Cara menyusun kata pada aplikasi tersebut anak harus memindahkan kata kesampingkan kanan atau kiri. Fitur ini juga dilengkapi dengan sekor agar memundahkan bunda untuk memeriksa sampai mana kah anak kita belajarnya.

Senin, 07 Oktober 2019

Artificial Intelligence


Artificial Intelligence (AI)


A.  Definisi Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) merupakan teknologi yang memiliki kecerdasaaan seperti manusia.

Artificial Intelligence menurut ahli :
·        H. A. Simon (1987)
Kecerdasaan buatan / Artificial Intelligence merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal dalam pandangan manusia adalah cerdas.

·         Idhawati Hestiningsih
Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari pembuatan mesin (komputer) yang melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia.

·         Andreas Kaplan & Michael Haenlein
Kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel.

B.   Tujuan Artificial Intelligence

Ø Membantu manusia menyelesaikan masalah seperti (komputer memiliki kalkulator yang membantu manusia menyelesaikan masalah perhitungan.)
Ø  Membantu manusia untuk mengerjakan pekerjaan (manusia membuat robot yang bisa berbicara dan melayani manusia)
Ø  Membuat mesin menjadi lebih pintar (dulu komputer hanya bisa untuk mengetik tapi pada zaman sekarang komputer bisa di buat main game, chating, dll).

C.  Jenis Artificial Intelligence

§  Artificial Intelligence Konvensional
Metode – metode :
ü Sistem Pakar
ü  Pertimbangan berdasar kasus
ü  Jaringan Bayesian
ü  Al berdasar tingkah laku

§  Kecerdasaan Komputasional
Metode – Metode :
ü  Jaringan saraf : sistem pengenalan pola yang sangat kuat.
ü  Sistem fuzzy : pertimbangan dibawah ketidakpastian.
ü  Kompulasi Evolusioner : konsep - konsep yang terinspirasi secara biologis.

D.  Kegunaan Artificial Intelligence

·         Layanan Kesehatan
Sebagai pengobatan dan pembacaan sinar X dipersonalisasikan.

·         Perbankan
Digunakan untuk mengidentifikasi transaksi yang kemungkinan merupakan penipuan, mengadopsi pemberian skor kredit yang cepat dan akurat.

·         Manufaktur
Untuk menganalisis data pabrik yang mengalir dari peralatan yang terhubung untuk memperkirakan beban dan perimintaan.

·         Retail
Untuk berbelanja virtual yang menawarkan rekomendasi personalisasi.

E.   Contoh Peranan Artificial Intelligence dalam kehidupan sehari – hari

v  Navigasi
Sebagai petunjuk arah. Ketika kita membuka google maps kita dapat mengetahui jalur yang lebih cepat. Rekomendasi tersebut melalui tahap pemrosesan data oleh AI. AI dapat menganalisa keadaan dilapangan dengan data yang sangat beragam.

v  Filter email di Gmail
Menggunakan AI untuk memastikan semua email diterima bersifat asli.

v  Sosial Media
Mengunakan AI untuk memudahkan pengguna mecari dan berkomunikasi dengan teman atau rekan bisnis.















Referensi :



Sabtu, 06 Juli 2019

Manusia dan Tanggung Jawab


MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB


A. Pengertian Tanggung Jawab

Pengertian tanggung jawab secara umum adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga bearti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.

Pengertian Tanggung Jawab Menurut Para Alhi
v  Menurut KBBI
Tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu, sehingga berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya.

v  Menurut Friendrich August Von Hayek
Tanggung jawab biasanya hanya digunakan untuk menutupi tanggung jawab tersebut. Tanggung jawab dan kebebasan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

v  Menurut George Bernard Shaw
Tanggung jawab adalah setiap orang mampu menerapkan segala pengetahuan dan juga energi ke dalam bentuk suatu tindakan yang efektif,serta dapat berguna apabila mereka sendiri sendiri pun juga harus menanggung akibat dari apa yang dilakukannya baik dalam hal kentuntungan atau kerugian.

v  Menurut CarlHorber
Tanggung jawab adalah setiap orang pasti memiliki kemungkinan beberapa situasi pada kewajiban moral atau pun hukum untuk dapat bertanggung jawab kepada orang lain.

Manfaat Tanggung Jawab
1.    Lebih dihargai orang lain
2.    Jarang melakukan kesalahan
3.    Dapat Dipercaya
4.    Mendorong kesuksesan
5.    Orang lain puas akan hasil kerja kita
B. Macam – Macam Tanggung Jawab

1.   Tanggung jawab pada diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.

2.   Tanggung jawab pada keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga.

3.   Tanggung jawab pada masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, sesuai dengan kedudukannya sebagia mahluk sosial. Dengan begitu manusia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Manusia merupakan anggota masyarakat yang mempunyai tanggung jawab septi anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat. Setiap segala tingkah laku dan perbuatnya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

4.   Tanggung jawab pada Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Semua tindakan manusia tidak lepas dari hukuman – hukuman Tuhan yang dituangkan dalam kitab suci melalui berbagai agama.

5.   Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Setiap manusia / setiap individu adalah warga negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak , bertingkah laku manusia terikat oleh norma – norma atau ukuran – ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Jika manusia berbuat salah makai ia harus bertanggung jawab kepada negara.

C. Pengabdian Dan Pengorbanan

v  Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagi perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua dilakukan dengan ikhlas.

Timbulnya pengabdian itu pada hakikatnya ada rasa tanggung jawab. Apabila kita bekerja keras dari pagi sampai sore dibeberapa tempat untuk memenuhu kebutuhan rumah tangga kita, itu berarti mengabdi kepada keluarga, karena kasih sayang kita pada keluarga. Lain halnya jika keluarga kita membantu teman, karena ada kessulitan, mungkin sampai berhari-hari ikut menyelesaikannya sampai tuntas, itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.

Macam Macam Pengabdian
·         Pengabdian kepada keluarga
Pada hakikatnya manusia hidup berkeluarga. Hidup berkeluarga ini didasarkan cinta dan kasih sayang. Kasih sayang ini mengandung pengertian pengabdian dan pengorbanan. Tidak ada kasih sayang tanpa pengabdian. Bila ada kasih sayang tidak disertai pengabdian. Berarti kasih sayang itu palsu atau semu. Pengabdian kepada keluarga ini dapat berupa pengabdian kepada istri dan anak-anak, istri kepada suami dan anak-anaknya, anak-anak kepada orang tuanya.

·         Pengabdian kepada masyarakat
Manusia dalah anggota masyarakat, ia tidak dapat hidup tanpa orang lain, karena tiap-tiap orang lain saling membutuhkan. Bila seseorang yang hidup di masyarakat tidak mau memesyarakatkan diri dan selalu mengasingkan diri, maka apabila mempunyai kesulitan yang luar biasa, ia akan ditertawakan oleh masyarakat, cepat atau lambat ia akan menyadai dan menyerah kepada masyarakat lingkungannya.

Oleh karena itu, demi masyarakat, anggota mayarakat harus mau mengabdikan diri kepada masyarakat. Ia harus mempunyai rasa tanggung jawab kepada masyarakat. Oleh karena nama baik tempat ia tinggal, membawa nama baiknya pula. Bila remaja masyarakat kampungnya terkenal dengan “remaja berandal” suka berkelahi, mengganggu orang, atau merampas hak orang lain, maka bagaimanapun juga ia akan merasa malu.

·         Pengabdian kepada Negara
Manusia pada hakikatnya adalah bagian dari suatu bangsa atau warga negara suatu negara. Karena itu seseorang wajib mencintai bangsa dan negaranya. Mencintai ini biasanya diwujudkan dalam bentuk pengabdian. Tidak ada arti cinta tanpa pengabdian.

·         Pengabdian kepada Tuhan
Manusia tidak ada sendirinya, tetapi merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan itu merupakan perwujudan tanggung jawabnya kapada Tuhan Yanag Maha Esa. Selain itu juga manusia harus menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

v  Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.

Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca tau mendengarkan ceramah di masjid. Dari kisah para tokoh atau nabi, manusia memperoleh tauladan yang baik, sebagaimana mestinya wajib berkorban bagi orang yang mampu atau orang memiliki harta yang lebih.

Wajib korban ini telah dikisah pada jaman Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putra tunggalnya yang bernama Ismail. Walaupun Nabi Ibrahim sangat sayang pada putranya tersebut, akan tetapi perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya tetap dipatuhi dan dilaksanakan. Allah SWT menguji kesetiaan dan besarnya pengorbanan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim sampai hati melihat pisaunya menancap dan dipotongkan keleher putranya yaitu Ismail, tetapi ia sudah bertekad setia menjalankan perintah Allah SWT. Kemudian terbukti, bahwa putranya yang mau dikorbankan kepada Allah SWT sudah berganti biri-biri.

Pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim kepada Allah SWT lebih tinggi kadarnya daripada pengorbanan Nabi Ibrahim sekarang yang ditiru oleh umat islam yang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci maupun umat islam di wilayah lain dengan mengorbankan ternak seperti kambing dan sapi untuk keperluan fakir miskin pada hari raya Idul Qurban atau pada hari raya Idul Adha.

Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan dan dilakukan.

Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, akan tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.


Contoh Kasus Manusia Dan Tanggung Jawab

Sidoarjo - Wali Kota Blitar non aktif M Samanhudi Anwar divonis 5 tahun penjara. Samanhudi dinilai terbukti dengan sah menerima suap Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama.

"Menghukum terdakwa pidana selama 5 tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim Agus Hamzah saat membaca putusan di ruang sidang Cakra Tipikor Juanda, Kamis (24/1/2019).

Selain mendapat hukuman penjara 5 tahun, Samanhudi harus membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider subsider 5 bulan kurungan penjara.

Majelis hakim juga mencabut hak politik Samanhudi selama 5 tahun setelah selesai menjalani masa pidana.

"Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana penjara pokoknya," tegas Hakim Agus.

Sementara itu, Bambang Purnomo alias Totok yang berperan sebagai perantara juga divonis penjara. Berbeda dengan Samanhudi, Totok dijatuhi hukuman 4 tahun kurungan penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan penjara.
KPK menetapkan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar sebagai tersangka penerima suap. Tersangka penyuap adalah Susilo Prabowo selaku pihak swasta atau kontraktor berkaitan dengan ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama.

Atas perbuatannya, Samanhudi, dan Bambang Purnomo dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
(iwd/iwd)

Opini :

Contoh kasus diatas merupakan gambaran dari manusia dan tanggung jawabnya, ketika mereka berbuat merekapun harus siap tanggung jawab atas apa yang mereka laukan. Seperti contoh kasus suap dana pembangunan sekolah lanjutan pertama, dengan begitu wali kota blitar M Samanhudi Anwar harus bertanggung jawab atas kerugian pemerintahan.











Daftar Pustaka :

Sabtu, 18 Mei 2019

Manusia dan Keadilan

MANUSIA DAN KEADILAN 

A.   Pengertian Keadilan

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Keadilan oleh plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaanya dikendalikan oleh akal.
Keadilan menurut Socrates adalah keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintahan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Keadilan menurut Kong Hu Cu adalah keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing- masing telah melaksanakan kewajibannya.
Menurut pendapat umum keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menurut hak dan menjalankan kewajiban. Atau keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

B.   Keadilan Sosial

Dalam dokumen ahirnya Pancasila diusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Prinsip itu dijelaskan “tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia Merdeka”.

            Sikap untuk mewujudkan keadilan sosial :
·         Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
·         Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
·         Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
·         Siakp suka kerja keras
·         Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Asas terciptanya keadilan sosial :
·         Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sadang dan parumahan.
·         Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
·         Pemerataan pembagian pendapataan.
·         Pemerataan kesempatan kerja.
·         Pemerataan kesempatan berusaha.
·         Pemerataan kesempatan berpatisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.
·         Pemerataan penyebaran pembangunan diseluruh wilayah tanah air.
·         Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

C.   Berbagai Macam Keadilan

·         Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Tha man behind the gun). Pendapat Plato disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebut sebagai keadilan legal.
·         Keadilan distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally) Sebagai contoh: Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi, yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Ali menerima Rp.100.000,-maka Budi harus menerima Rp. 50.000,-. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi sama, justru hal tersebut tidak adil.
·         Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

D.   Kejujuran

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan-perbuatan yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan terhubung kepada Tuhan. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan didapatkan di dunia dan akhirat. Tuhan telah menjelaskan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang jujur dan benar. Dan pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.

E.    Kecurangan

Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur.
Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Atau orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat sekelilingnya hidup menderita.

Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan denagn empat aspek:
·         Aspek ekonomi
·         Aspek kebudayaan
·         Aspek peradaban
·         Aspek tenik

Apabila ke empat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum, akan tetapi apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan. Tentang baik dan buruk Pujowiyatno dalam bukunya "filsafat sana-sini" menjelaskan bahwa perbuatan yang sejenis dengan perbuatan curang, misalnya berbohong, menipu, merampas, memalsu dan lain-lain adalah sifat buruk. Lawan buruk sudah tentu baik. Baik buruk itu berhubungan dengan kelakuan manusia. Pada diri manusia seakan –akan ada perlawanan antara baik dan buruk. Baik merupakan tingkah laku, karena itu diperlukan ukuran untuk menilainya, namun sukarlah untuk mengajukan ukuran penilaian mengenai halyang penting ini. Dalam hidup kita mempunyai semacam kesadaran dan tahulah kita bahwa ada baik dan lawannya pada tingkah laku tertentu juga agak mudah menunjuk mana yang baik, kalau tidak baik tentu buruk.

F.    Pemulihan Nama Baik

              Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatan-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak yang baik. Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur selalu dipupuk.

G.   Contoh Kasus

Seorang karyawan yang hanya menuntut hak kenaikan upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya tentu itu cenderung disebut memras.










DAFTAR PUSTAKA

Arsitektur Web Dan Aplikasi Utama

Arsitektur Web Dan Aplikasi Utama Web Belanja Online Kali ini kita membuat Website Toko Online yang kita beri nama “SECOND STOP”...